Terapi genetik adalah salah satu terapi yang saat ini sudah bisa dilakukan. Terapi ini menyasar pada DNA, terutama bagian yang mengalami kerusakan. terpai genetik bertujuan untuk memperbaiki gene, menghentikan atau menghambat ekspresi gene, atau bahkan menambahkan bagian gen baru.

Salah satu ide terapi genetik yang bisa digunakan dalam COVID-19 ini adalah mengirimkan gen yang dapat menghentikan atau menghambat ekspresi RNA virus, sehingga menjadi virus yang tidak dapat menginfeksi. Selain itu, vaksin yang sedang dikembangkan juga menggunakan dasar terapi genetik terutama dalam bidang pengirimannya ke dalam tubuh, yaitu menggunakan virus lain yang membawa materi genetik untuk merangsang sistem imun agar membentuk antibodi.

Salah satu virus yang menggunakan metode delivery dari terapi genetik adalah vaksin yang dikembangkan oleh Oxford yang saat ini masuk uji klinis fase 3, dan juga dikembangkan oleh MIT. Keduanya menggunakan Adeno-associated virus yang diharapkan tidak membawa efek samping atau efek minimal pada penerima vaksin. Virus ini dimodifikasi sedemikan rupa agar tidak dapat berkembang biak didalam tubuh penerimanya.

Banyak orang menyangka terapi genetik masihlah jauh, namun sebenarnya beberapa telah disetujui oleh FDA untuk digunakan sebagai terapi dari berbagai macam penyakit genetik. Kekurangan dari terapi ini adalah harganya yang sangat mahal.